Miiko 18, Start : Uranai, teman Miiko yang bisa meramal memberi tau Miiko kalau akan ada perubahan besar dalam hidupnya. Pada malam harinya, Miiko dan Mamoru kebangunan. Mama dan Papa sedang berbincang-bincang. Kemudian Mamoru tertunduk, "Papa dimutasi d kantor cabang di Osaka.. Jadi, kita juga harus ikut..,"desahnya.
Yukko dan Mari-Chan terbelalak. Semua orang mulai mengerumuni Miiko. Tapi Tappei marah dan justru teriak. Sepulang sekolah, Yukko dan Mari-Chan pulang bersama. Setelah berpisah, Miiko melihat Tappei. "Kalo sudah pindah ke Osaka, jangan gabung sama grup lawak disana ya!"kata Tappei. "NGGAK AKAN!! INI BUKAN SAAT NYA BERCANDA!!"teriak Miiko sambil mneteskan air mata. Tappei menghapus air matanya (Adegan antara Miiko dan Tappei yang ini lumayan romantis lho!). But do you know? Ternyata cuma Papa Miiko doang! Dan... Mama Miiko hamil! Semuanya ngomelin Miiko. Hahaha....Miiko 19, Momo's mean Peach: Papa masih di Osaka, Mamoru sekolah. Miiko disuruh Mama dirumah. Hari ini tanggal 9 Januari, tiba-tiba saja Mama menyuruh Miiko mengantarnya kerumah sakit. Adik bayi mau lahir! 1 jam, 2 jam, 3 jam tak selesai juga. Tappei datang. Miiko memeluknya tapi melepasnya lagi, "DINGIN!!!" tak berapa lama kemudian. Suster membawa adik perempuan Miiko yang baru lahir. Lucuuuu banget! Kemudian Papa dan Mamoru datang. "Pipinya kayak buah persik! Momo-Chan!"teriak Miiko. "Mi, Ma, Mo. Semua nadanya berirama!"kata Papa. Hm.. Keluarga yang Harmonis !!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar